Hal-hal yang Makruh dalam Menjalankan Puasa

Hal-hal yang Makruh dalam Menjalankan Puasa - Apasih makruh itu?, kebanyakan orang pasti sudah tau yang namanya makruh. Kita sering mengerti makruh tersebut dalam Islam adalah hukum suatu hal yang apabila dikerjakan tidak apa-apa (tidak mendapat konsekuensi) dan apabila ditinggalkan mendapat pahala.

hal hal yang makruh dalam menjalankan puasa


Nah sehubungan dengan itu, Modul Pendidikan akan memposting hal-hal yang makruh dalam menjalankan puasa, ketahui hal-hal makruh tersebut dan sebaiknya kamu tidak mengerjakan/melakukannya. Sebelumnya modul pendidikan telah memposting hal-hal yang membatalkan puasa (klik tautan untuk membaca).


10 hal-hal yang Makruh dalam Menjalankan Puasa


1. Berlebihan dalam berkumur & beristinsyaq ketika berwudhu


Nah ternyata banyak-banyak berkumur ketika sedang menjalankan puasa makruh loh hukumnya untuk dilakukan, untuk mengantisipasi hal ini, kita ketahui kalau berkumur dalam wudhu hukumnya adalah sunnah nah kita tidak masalah kalau tidak berkumur dalam berwudhu ketika sedang menjalankan puasa. Tapi kalau dilakukan juga tidak apa-apa asal tidak berlebihan (karena dimakruhkan).

Kemudian apa sih yang dimaksud dengan beristinsyaq? Istinsyaq merupakan salah satu rukun dalam berwudhu, yaitu memasukkan air ke dalam hidung kemudian menghirupnya dengan nafas sampai ke pangkal hidung. Hal ini juga dimakruhkan dalam menjalankan puasa dan didasari oleh hadist sabda Rosulullah yang intinya bersungguhlah dalam berkumur dan menghirup air ke dalam hidung, kecuali sedang menjalankan puasa.

Nah apabila air tersebut dengan sengaja sampai masuk ke lambung, maka mengakibatkan batalnya dalam berpuasa.

2. Melakukan suatu hal yang berpotensi keluarnya air mani


Nah melakukan suatu hal yang memancing syahwat sehingga berpotensi keluarnya air mani juga dimakruhkan ketika menjalankan puasa. Hal ini karena keluarnya air mani dengan sengaja sudah pasti membatalkan puasa. Kemudian apa saja sih yang dapat memancing syahwat dan berpotensi menimbulkan keluarnya air mani?

Hal-hal tersebut adalah bercumbu maupun berciuman pada hubungan suami istri, memandang terus-terusan lawan jenis baik suami istri atau bukan dan kemudian membayangkan hal-hal jorok yang berhubungan dengan hubungan badan atau sebagainya.

Nah inilah yang disebut kalau puasa itu tidak cuman menahan lapar dahaga, pastinya juga menahan hawa nafsu.

3. Mencicipi masakan


Kondisi seperti ini mungkin kebanyakan ibu-ibu yang melakukannya, tentu ketika ia sedang memasak. Untuk memastikan masakannya sesuai, dibutuhkan yang namanya mencicipi supaya mengetahui pas atau tidaknya rasa masakan tersebut. Nah hal ini dimakruhkan karena rasa yang dicicipi tersebut dapat masuk sampai ke lambung dan dapat membatalkan puasa, kalau sampai di lidah hukumnya makruh.

Dalam kondisi tersebut, solusi terbaiknya adalah mencicipi masakan ketika waktu berbuka.

4. Menelah ludah dan dahak yang dikumpulkan


Secara, ludah maupun dahak yang dikumpulkan kemudian ditelan adalah hal dimakruhkan dalam menjalankan puasa, sebaiknya diludahkan. Nah hal ini cepat keluarnya ludah pada mulut biasanya sering dialami oleh mereka yang mendapati lubang pada giginya.

5. Puasa Wishal


Yang dimaksud puasa wishal adalah menyambung puasa ke hari berikutnya tanpa berbuka puasa. Hal ini dilarang dalam Islam, namun dimakruhkan berbuka sampai batas waktu sahur (dengan kata lain menunda waktu berbuka puasa). Padahal dalam islam juga di sunnahkan untuk menyegerakan waktu berbuka ketika sudah memasuki waktunya, jadi lebih baik jangan melakukan puasa wishal yang dilarang atau menunda-nunda waktu berbuka puasa.

6. Mencium bebauan yang menyengat


Nah mencium bebauan yang menyengat ini ternyata juga dimakruhkan dalam menjalankan puasa, jadi sebisa mungkin kamu tidak melakukan hal ini. Diantaranya  contoh beberapa bau-bau yang menyengat adalah parfum, kapur barus dan kemenyan. Kamu juga tidak disarankan untuk mencium bau-bau masakan dengan sengaja dan berterus-terusan.

7. Berenang atau mandi dengan menyelam


Berenang atau mandi dengan menyelam dapat berpotensi masuknya air ke dalam lambung, sehingga dapat membatalkan puasa. Nah kondisi seperti inilah kenapa hal tersebut dimakruhkan. Masuknya air ke dalam lambung ketika berenang atau menyelam, dapat terjadi melalui lubang pada hidung, telinga dan mulut serta kedua lubang bawah. Seperti kentut dalam air yang bisa membatalkan puasa karena masuknya air tersebut.

8. Tidur berlebihan


Memang segala sesuatu yang berlebihan itu tidak disarankan, begitupula dengan tidur yang berlebihan di bulan puasa. Kemudian ada pula yang bilang kalau tidurnya orang yang sedang menjalankan puasa itu adalaha ibadah, hal itu tidak salah apabila tidur lebih baik ketimbang melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan di bulan puasa (seperti gosip atau lainnya) dan tidak berlebihan.

Jadi libur boleh-boleh saja apabila tidak berlebihan, dan sebaiknya kamu berpuasa sembari melakukan aktivitas-aktivitas yang terpuji seperti biasanya, misalnya bekerja dan membantu orang tua.

9. Marah


Nah kalau hal ini sudah sering kita dengar dari perkataan orang-orang, mungkin di lingkungan sekitar kamu juga kalau bulan puasa nggak boleh marah-marah. Selain marah ini tergolong dalam hal yang dimakruhkan dalam berpuasa, marah juga merupakan sifat yang tidak terpuji bagi setiap muslim. Jadi janganlah marah-marah yang sebenarnya malah nggak nyelesaiin masalah, tapi meskipun begitu, setiap kesabaran ada batasnya, hal inilah yang mengakibatkan orang kebanyakan pasti pernah marah karena sudah mencapai batas kesabarannya.

10. Bersiwak atau gosok gigi


Bersiwak atau gosok gigi ketika menjalankan puasa memang diperbolehkan untuk melakukannya, namun hukumnya makruh ketika bersiwak menjelang waktu dzuhur atau mulai tergelincirnya matahari. Maka dari itu, solusi yang baik untuk bersiwak atau gosok gigi adalah seusai makan atau minum pada waktu sahur dan ketika sudah melewati waktu berbuka puasa.

Bersiwak pada waktu-waktu menjalankan puasa, ditakutkan akan membuat air ataupun rasa pada pasta gigi tertelan dan masuk pada lambung yang sehingga bisa membatalkan puasa.


Nah itulah kesepuluh "hal-hal yang makruh dalam menjalankan puasa", sebaiknya kamu tidak menjalankan hal-hal makruh tersebut supaya puasa kamu lancar dan lebih mendekati sempurna. Semoga postingan ini bermanfaat dan selamat untuk tidak menerapkannya ketika kamu sedang menjalankan puasa. Baca juga mengenai hikmah menjalankan puasa bagi umat muslim.

Mau tahu cara dapat uang dari Internet?

0 Response to "Hal-hal yang Makruh dalam Menjalankan Puasa"

Post a Comment